Beberapa Website dan Software Yang Bisa Mempermudah Anda Dalam Bekerja Tim
1. Git - VCS (Version Control System)
![]() |
| Git - Version Control System |
Git merupakan software berbasis Version
Control System (VCS) yang bertugas untuk mencatat perubahan seluruh file atau repository suatu project.
Developer software biasa menggunakan Git untuk distributed
revision (VCS terdistribusi), hal ini bertujuan untuk menyimpan database tidak
hanya ke satu tempat. Namun semua orang yang terlibat dalam penyusunan kode
dapat menyimpan database ini.
Prosedur yang diterapkan ini dapat membantu antar
divisi project untuk memantau dan menghubungkan (merge) antar
ekstensi yang berbeda dengan mudah. Sehingga aplikasi yang dibuat oleh sebuah
tim project dapat berfungsi tanpa menghubungkan secara manual.
Terdapat istilah commit pada Git yang berfungsi
untuk menyimpan riwayat perubahan data pada file. Melalui commit,
developer dapat kembali ke source code sebelumnya dengan
istilah checkout.
Untuk mengoperasikan Git, kamu perlu menginstall software terlebih
dahulu sehingga pekerjaan ini dapat dilakukan secara offline (tidak
terkoneksi internet). Software ini juga tersedia secara gratis
melalui web unduhan resminya di Git Downloading.
2. GitHub, GitLab atau Bitbucket
![]() |
| Cloud Web Host |
3. Trello
Trello adalah aplikasi kolaborasi yang memungkinkan Anda
untuk mengatur berbagai proyek dalam satu tempat. Dengan Trello, semua orang di
proyek tersebut bisa tahu apa yang sedang dikerjakan, siapa yang
mengerjakannya, dan sudah sejauh mana ia mengerjakannya.
Anggap saja Trello adalah sebuah papan tulis yang penuh
dengan sticky notes. Di masing-masing sticky notes tertulis mengenai tugas Anda
pribadi dan tugas tim secara keseluruhan. Lalu, di setiap sticky notes tersebut
juga terdapat foto, lampiran dari berbagai sumber, serta kolom komentar.
Nah, bedanya dengan papan tulis biasa, Trello adalah papan
tulis yang bisa Anda bawa ke mana-mana. Anda bisa mengakses Trello lewat
smartphone atau lewat komputer dengan mudah.
4. Zeplin
Apa pentingnya “aplikasi jembatan” ini hadir?
Pembuatan produk awalnya dimulai dari desain. Bagaimana flow pengguna
dalam menggunakan produk? Apa warna dan seberapa besar ukuran suatu tombol?
Hal ini dirancang oleh tim product designer.
Nah, setelah desainnya selesai, flow produk dan
desain itu akan dibuat programnya dan disulap menjadi sebuah aplikasi atau website oleh
tim developer.
Melalui apa dan dengan format apa flow dan desain
produk dikirim? Tim desain produk tak selalu memahami programming, dan
tim developer juga tak selalu memahami desain.
Di sinilah Zeplin hadir sebagai tempat berkomunikasi di antara
keduanya.
Melalui fitur-fitur Zeplin, product designer dan developer tak
perlu lagi membayang-bayangkan apa yang ingin mereka katakan soal spesifikasi
produk.
Sekian informasi atau tips yang bisa saya sampaikan di blog ini, semoga bisa menambah wawasan tentang dunia programming dan tentunya semoga bisa bermanfaat ketika anda sudah bekerja secara tim dimasa yang akan datang, terima kasih telah meluangkan waktu untuk hadir, and see you on the next blog...
Keep It Stupid To Keep Growing..
Finde Me : abdullohfahmi_08






gw request next ide dong, tulis sejarah programmer wanita pertama di dunia
BalasHapusI accept your challenge
Hapus